Home » Tutorial Android » Efek Buruk dari Meningkatkan RAM di Android

Efek Buruk dari Meningkatkan RAM di Android

Efek Buruk dari Meningkatkan RAM di Android Sebelum membaca lebih lanjut mari kita saling berkenalan, perkenalkan saya Dary Pradipta admin dan sekaligus penulis konten di blog ini, blog ini sebenarnya sudah sangat lama sekali dibuatnya sekitar tahun 2010 an, namun admin lupa terlalu sibuk dengan blog lainnya jadi blog yang satu ini terbengkalai, namun untuk kali ini admin akan fokus untuk mengupdate di blog ini. Tapi sebelumnya admin mau jujur kalo beberapa artikel dari blog ini isinya copas, karena menurut admin Copas Untuk berbagi Ilmu kenapa tidak ? Sekian basa basi dari saya, terimakasih banyak sudah berkunjung ke blog ini.
Dari sekian banyak permasalahan yang muncul pada perangkat pintar berbasis Android, salah satunya yang sering dikeluhkan oleh pengguna ialah performa yang melambat seiring seringnya mobile phone ini digunakan. Masalah performa melamban atau yang lebih dikenal dengan istilah lag ini hampir dirasakan pada semua mobile phone berbasis Android, baik spesifikasi rendah hingga tinggi. Masalah performa Android yang melemah salah satu faktornya disebabkan oleh RAM yang kecil. Maka banyak orang yang meningkatkan kapasitas RAM dengan harapan bisa meningkatkan performa. Tetapi cara ini cukup bahaya, dan bahaya meningkatkan RAM di Android memiliki dampak yang luas.
upgrade RAM Android
Sebelum membahas lebih jauh mengenai bahaya meningkatkan RAM di Android, ada baiknya untuk membahas mengenai overclock. Mungkin masih banyak orang yang awam dengan istilah overclock. Yang dimaksud dengan overclock itu sendiri merupakan istilah untuk meningkatkan kinerja processor menjadi lebih tinggi dari sebelumnya. Walaupun peningkatannya tidak berlipat ganda, tetapi memiliki effort yang cukup terasa.
Dengan semakin besar ukuran overclock suatu mobile phone berbasis Android maka kinerjanya pun akan semakin cepat. Dengan semakin besar ukuran overclock, maka akan semakin besar pula ukuran RAM. Namun besarnya RAM tidak akan selalu menjadi jaminan performa mobile phone berbasis Android. Dan sebenarnya ukuran RAM tidak bisa ditingkatkan, melainkan hanya bisa membuat suatu virtual memory yang menggunakan kapasitas memory eksternal. Dengan penggunaan memory eksternal sebagai virtual memory yang dialokasikan untuk RAM maka bisa membuat umur dari eksternal memory tersebut semakin pendek.
Selain dengan membuat virtual memory dengan memanfaatkan kapasitas memory eksternal, ada juga yang menggunakan memory internal, dan teknik ini sering disebut dengan ZRAM. Teknik ini berfokus pada pemangkasan sebagian besar kapasitas memory internal untuk dialokasikan sebagai memory tambahan untuk RAM. Dan bahaya meningkatkan RAM di Android dengan teknik kedua ini bisa membuat kinerja memory internal menjadi lebih ekstra. Sehingga akan meningkatkan suhu smartphone dan bisa membuat daya tahan bateraimenjadi lebih cepat kehabisan daya.